cool hit counter

PDM Kabupaten Murung Raya - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kabupaten Murung Raya
.: Home > Sejarah singkat Muhammadiyah Puruk Cahu

Homepage

Sejarah singkat Muhammadiyah Puruk Cahu

SEJARAH MASUKNYA MUHAMMADIYAH DI PURUK CAHU.

Sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, +/- tahun 1939 berawal dari kelompok Pemuda Islam di Kota Banjarmasin bermusyawarah dengan menghasilkan gagasan gagasan cemerlang pada masanya dengan berpandangan jauh kedepan diantaranya :
1. Da'wah Islam melanjutkan risalah Rasulullah SAW.
2. Da'wah melalui Pendidikan Madrasah Awaludin, kepada anak anak usia 7 - 10 tahun.
3. Menyebar kepelosok Kalimantan.
Berbekal tekad yang bulat, disertai niat ikhlas beramal hanya mengaharap ridha Allah pada tahun 1940 Pemuda M. Ramli AA dan kawan kawan berangkat dari Banjarmasin memasuki lorong lorong Kalimantan yang masih berupa rimba belantara. Dari pencaran pemuda tadi, M. Ramli AA menelusuri sungai Barito dengan perjalanan +/- 3 hari sampailah di Muara Teweh. Setelah beristirahat di Muara Teweh perjalanan dilanjutkan menuju puruk Cahu dengan menumpang kapal uap pada masa itu, dengan memakan waktu perjalanan 2 hari baru tiba di Puruk Cahu.
Setiba di Puruk Cahu M. Ramli AA segera menghubungi pemuda pemuda Islam yang peduli terhadap pendidikan. Al hasil didirikan sekolah setingkat Madrasah Awaliyah dengan sebutan masyarakat Sekolah Arab, karena baik ucapan maupun tulisan menggunakan tulisan Arab, meminjam rumah warga yang bersedia rumahnya dipakai sore hari untuk anak anak belajar al-Qur'an. kegiatan ini juga bukan hal yang lempang dilalui, namun mengalami berbagai hambatan. Kegiatan selalu diawasi oleh pemerintah kolonial dan juga berbagai penolakan dari kalangan penduduk setempat yang terganggu faham tradisional nenek moyangnya. Tantangan tersebut tidak menyurutkan langkah pemuda M. Ramli AA dan teman teman. Menjelang masa kemerdekaan datang 1 orang tenaga guru tambahan dari Banjarmasin yaitu pemuda Yahya yang akhirnya berhasil mempersunting gadis Puruk Cahu.
Dengan dibantu pemuda pemuda yang sudah menyerap Ilmu dari kedua Guru Madrasah tersebut maka berdirilah Ranting Muhammadiyah Puruk Cahu. Untuk tempat sholat berjamaah berpindah dari satu tempat ketempat warga dan sholat jum'at dilaksanakan di rumah warga.
Pada tahun 1947 sholat jum'at dilaksanakan di ladang keluarga H. Nawis di desa Muara Sumpoi dan akhirnya ada negosiasi dengan pengurus langgar/surau Nurul Falah bahwa jum'at dapat bergantian dan warga Muhammadiyah dapat jatah setelah selesai jamaah Nurul Falah.
Alhamdulillah tahun 1953 Ranting Muhammadiyah dapat membeli sebidang tanah di jalan Saripoi dan pelan pelan dapat mendirikan bangunan 2 (dua) lantai yang berpungsi ganda, lantai dasar untuk Madrasah dan lantai 2 untuk sholat berjama'ah dan sholat jum'at.
Pada tanggal 28 Muharram 1382 / 1 Juli 1962 keluarlah Surat Ketetapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang berdirinya Cabang Muhammadiyah Puruk Cahu, dibawah Daerah Banjarmasin.
Para orang tua dan pemuda yang berjasa mendirikan Muhammadiyah Puruk Cahu ;
1. Alm. bapak H. NAWIS  orang tua dari bapak H.A. Sabilal; 1903 - 1973 ;
2. Alm. bapak DJUHRIANSJAH orang tua bapak H. ILMUDDIN DSH;
3. Alm. bapak JAENAL orang tua bapak H. RUSTAM;
4. Alm. bapak TARHAM, ORANG TUA bapak H. A. RUJANI T;
5. Alm. bapak KAMRI, orang tua bapak H. SUDIRMANSYAH;
6. Alm. bapak ABDUL MURAD orang tua bapak MAHADI (alm);
7. Alm. bapak AMIR HAMZAH, orang tua bapak HAZRUL ASWAD;
8. Alm. bapak AMIRUDIN, orang tua bapak M. ABDUH (alm);
9. Alm. bapak M. DANI HH, orang tua bapak H. DAMAYANA;
10. Alm. bapak AHLINI AS, orang tua bapak HILMI Aas.1930 - 2003;
Pimpinan Cabang berturut turut ;
Bp. DJUHRIANSJAH ; 1962 - 1966;
Bp. djuhriansjah ; 1966 - 1971;
Bp. BADARUDIN, DSH ; 1971 - 1978;
Bp. dr. H.HASAN ZAIN ; 1978 - 1983;
Bp. KHOLIL RIYANTO ; 1983 - 1988;
Bp. A.ZARKISNAN ; 1988 - 1990;
Bp. AHLINI AS ; 1990 - 1991;
Bp. H. JAMHURI HB ; 1991 - 1995;
Bp. H. SURYADI M ; 1995 - 2000;
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Murung Raya;
Sejak ditetapkannya Murung Raya resmi menjadi Kabupaten definitip yang diresmikan tanggal 1 Agustus 2002 diusulkan Muhammadiyah juga mengikuti menjadi Daerah, dan diresmikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan surat Keputusan no.44/KEP/I.0/B/2003, tanggal 21 Juni 2003;
Pimpinan Daerah berturut turut :
Bp. H. SURYADI M ; 2003 - 2005 ( MUSDA I );
Bp. M. TA'ABBUD EMA ; 2005 - 2010 ( MUSDA II );
Bp. H. SURYADI M ; 2010 - 2015 ( MUSDA III );



Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website